Tambang Gamping Ilegal Setinggi 35 Meter di Pangandaran Ambruk Timpa Rumah Warga

Tambang Gamping Ilegal Setinggi 35 Meter di Pangandaran Ambruk Timpa Rumah Warga – Kesibukan penambangan batu gamping ilegal di Desa Banjarharja, Kecamatan Kalipucang, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat menyebabkan longsor, Senin (8/4/2019) . Longsor menerpa dua rumah penduduk.

Banyak Bonus Menanti Anda, Hanya Dengan Bergabung Bersama Kami. Silahkan Saja Langsung Klik Disini Untuk Dapatkan Bonus Yang Melimpah Dari Kami

Kapolsek Kalipucang AKP Jumaeli memberikan laporan, longsor berlangsung lebih kurang waktu 12. 00. Dua rumah yg tertimpa tertulis punya keluarga Zaenal Abidin (72) serta Yadi Supriadi (65) .

Jumaeli memaparkan, kala peristiwa, banyak korban tengah beristirahat dalam rumah semasing. Tak diduga, mereka dengar gemuruh hebat di belakang rumah mereka.

Klaim Bonus Deposit 10% Dan Seterusnya, Bonus Cashback 5% Tiap Minggunya, Bonus Rollingan 0.7%, Bonus Referensi Teman 5% Hanya Dengan Deposit 50 Ribu

Lihat Kontak Kami Klik Disini :

” Banyak korban kuatir serta berhamburan ke luar. Nyata-nyatanya bukit batu di belakang rumah ambruk, tingginya kira-kira 35 mtr., ” kata Jumaeli.

Lantaran kuatir, kata Jumaeli, banyak korban alami luka-luka gampang gara-gara terbentur serta terjatuh. Banyak korban, menurut Jumaeli, udah dapatkan penyembuhan dari Puskesmas ditempat.

Sesaat dua rumah punya banyak korban, kata Jumaeli, alami rusak berat. Dan beberapa asset punya mereka, seperti sepeda motor, TV, kulkas serta beberapa barang, belum bisa dievakuasi lantaran tertimpa material batuan serta bangunan rumah.

Jumaeli mengonfirmasi, bukit batu gamping yg longsor merupakan sisa-sisa penambangan ilegal. Dua hari sebelum peristiwa, ada kesibukan pengerukan batu disana.

” Buat meyakinkan ada tidaknya bagian pidana, kami tengah penyelarasan di internal. Lantaran kala peristiwa, tak ada kesibukan penambangan langsung di area, ” kata Jumaeli.

You might also like