Penemuan Sabu dan Ratusan Pil Koplo di Lapas Tulungagung

Penemuan Sabu dan Ratusan Pil Koplo di Lapas Tulungagung – Satu paket sabu serta beberapa ratus butir pil koplo diketemukan petugas Instansi Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tulungagung waktu mengadakan razia di semua blok serta kamar terpidana serta tahanan. Razia itu dibantu BNN, Polisi serta TNI.

Banyak Bonus Menanti Anda, Hanya Dengan Bergabung Bersama Kami. Silahkan Saja Langsung Klik Disini Untuk Dapatkan Bonus Yang Melimpah Dari Kami

“Kami minta pertolongan dari Polisi, TNI serta BNN. Kami konsen jika kami ingin lapas ini bersih dari HP serta narkotika. Akhirnya dapat kita lihat, didapati satu paket sabu plus bongnya, tetapi didapatkan bukan di kamar, lalu pil Dobel L totalnya 221 butir,” kata Kepala Lapas Tulungagung Erry Taruna.

Razia dikerjakan petugas kombinasi, Jumat (22/2/2019) malam. Semua masyarakat binaan yang berada di dalam kamar langsung dikerjakan pemeriksaan tubuh serta disuruh keluar satu per satu. Setelah itu petugas menyisir beberapa pojok ruang blok serta kamar. Termasuk juga beberapa barang pribadi tanahan serta terpidana.

Klaim Bonus Deposit 10% Dan Seterusnya, Bonus Cashback 5% Tiap Minggunya, Bonus Rollingan 0.7%, Bonus Referensi Teman 5% Hanya Dengan Deposit 50 Ribu

Lihat Kontak Kami Klik Disini :

Erry menjelaskan, razia kombinasi itu dikerjakan untuk meminimalkan terdapatnya pelanggaran di lapas. Terpenting beberapa barang yang tidak semestinya ada di kamar serta blok.

Barang serta benda itu diketemukan di luar kamar termasuk juga kamar mandi. Diluar itu, petugas pun temukan beberapa puluh korek api gas, senjata tajam, pisau cukur, uang tunai Rp 1,5 juta serta sendok stainless steel. Spesial untuk penemuan telephone genggam, petugas lapas langsung menghancurkannya

Berkaitan penemuan beberapa beberapa benda terlarang itu, petugas kesusahan untuk membuka pemiliknya. Karena paket narkoba serta pil itu diketemukan di luar kamar dengan disembunyikan di sejumlah titik.

“Lalu masyarakat binaan tentu akan tidak mengaku atas kepemilikan beberapa benda itu. Sebab tidak ada pemiliknya bagaimana, ya kami musnahkan, untuk HP kami pecahkan, sedang uang kami inventarisir serta dilaporkan ke Binadik,” paparnya.

Tidak hanya lakukan pemeriksaan, petugas pun lakukan tes urine pada 19 masyarakat binaan masalah narkoba, akhirnya sembilan masyarakat binaan positif memiliki kandungan zat narkoba. Tahanan serta terpidana yang positif narkoba untuk sesaat waktu dipindahkan ke ruangan isolasi untuk kerjakan kontrol selanjutnya.

Berkaitan penemuan narkoba di lapas, Erry mengaku masih tetap ada kekurangan dari skema pengamanan yang butuh memperoleh perhatian. Narkoba kelas satu serta pil koplo itu disangka diselundupkan ke lapas dengan manfaatkan kesalahan petugas. Pihaknya akan memperketat pengawasan pada semua masyarakat binaan termasuk juga barang kiriman dari pengunjung.

You might also like