Mantan Koki Kapal Jadi Pengusaha Tahu Tuna Sukses, Kini Bisa Pekerjakan 18 Orang

Mantan Koki Kapal Jadi Pengusaha Tahu Tuna Sukses, Kini Bisa Pekerjakan 18 Orang – Keberhasilan yang dicapai Deni Hermanto (38) memperingatkan pada pepatah bijak ‘di manakah ada tekad, disana ada jalan’. Dengan tekad kerasnya bangun satu usaha, bekas koki kapal pesiar itu jadi entrepreneur tahu tuna yang telah populer di Pulau Jawa.

Banyak Bonus Menanti Anda, Hanya Dengan Bergabung Bersama Kami. Silahkan Saja Langsung Klik Disini Untuk Dapatkan Bonus Yang Melimpah Dari Kami

“Saya lihat kekuatan Kabupaten Pacitan di bagian perikanan terpenting ikan tuna mengagumkan. Saat itu sedikit digunakan,” kata Masyarakat Teleng, Kelurahan Sidoharjo, Kecamatan Pacitan itu, Sabtu (22/2/2019) pagi.

Awal mulanya, suami Meri Ariani (30) sudah telah melanglang buana ke beberapa benua. Bermula dari Singapura, perusahaan tempat Deni kerja membawanya sampai Barcelona, Spanyol. Turki jadi negara paling akhir yang disinggahi Deni. Saat itu melakukan profesi menjadi koki di kapal pesiar saat hampir 10 tahun.

Klaim Bonus Deposit 10% Dan Seterusnya, Bonus Cashback 5% Tiap Minggunya, Bonus Rollingan 0.7%, Bonus Referensi Teman 5% Hanya Dengan Deposit 50 Ribu

Lihat Kontak Kami Klik Disini :

Tahun 2013 Deni kembali menginjakkan kaki di kampung halaman. Itu jadi salah satunya peristiwa sangat melawan dalam kehidupannya. Dia memutar otak serta membulatkan kemauan untuk membangun satu usaha.

Waktu itu usaha tahu tuna mulai berdiri di beberapa tempat. Awalannya, lulusan D3 Perhotelan dari salah satunya instansi pendidikan di Yogyakarta ini sudah sempat sangsi. Menjadi pendatang baru dianya cemas tidak dapat berkompetisi.

Dengar berita itu, Deni yang tengah bergairah bangun satu usaha langsung meramu resep. Untuk edisi perdana, Deni cuma dapat menghasilkan 120 bungkus. Jadi, tahu tuna punya Deni cuma di produksi berdasar pada pesanan.

Angin fresh berhembus bersamaan semakin luasnya jaringan. Tahu tuna Deni semakin diketahui. Beberapa konsumen setia mengakui pas dengan cita rasa-rasanya.

Keinginan juga selalu makin bertambah. Bahkan juga untuk penuhi tuntutan pasar, ia sekarang mempekerjakan 18 orang karyawan. Sejumlah besar masyarakat seputar.

Sampai sekarang ini beberapa kota di Pulau Jawa jadi market share masih produk tahu tuna karya Deni. Seperti Bekasi, Karawang, Bogor, Solo, serta Semarang. Sedang di Jawa Timur mencakup Ponorogo, Madiun, Nganjuk, Blitar, Malang, Mojokerto, Sidoarjo, dan Malang. Bahkan juga, kulinernya itu telah tiba Pulau Dewata, Bali.

Usaha dengan memercayakan bahan baku ikan memang tidak selama-lamanya mulus. Waktu musim badai pada September sampai April, banyak nelayan berhenti melaut. Mengakibatkan ikan tuna di market langka. Untuk tutup keperluan, Deni sangat terpaksa ambil dari Pasuruan. Harga nya juga pasti tambah mahal.

Masalah yang lain, sampai sekarang ini pengiriman produk olahan tuna masih tetap memercayakan angkutan bus serta travel. Lingkupnya juga baru hanya pulau Jawa. Deni mengharap ke depan ada entrepreneur ekspedisi yang mengincar kesempatan itu. Hingga pengiriman ke luar pulau bisa dikerjakan secara cepat.

You might also like