Terdakwa Korupsi BLBI Dilepas Oleh MA

Terdakwa Korupsi BLBI Dilepas Oleh MA – Ketetapan kasasi Mahkamah Agung (MA) yang melepas terdakwa pendapat korupsi penerbitan surat info lunas (SKL) BLBI Syafruddin Arsyad Temenggung dianggap aneh oleh KPK. Namun KPK terus menghargai ketetapan pada bekas Ketua Tubuh Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN) itu.

Banyak Bonus Menanti Anda, Hanya Dengan Bergabung Bersama Kami. Silahkan Saja Langsung Klik Disini Untuk Dapatkan Bonus Yang Melimpah Dari Kami

” Tetapi KPK merasakan terkejut sebab ketetapan ini ‘aneh bin ajaib’ sebab berseberangan dengan ketetapan hakim PN serta PT (Pengadilan Tinggi) . Ke-tiga hakim kasasi beranggapan kalau Syafruddin Arsyad Temenggung dikira bisa di buktikan ‘melakukan tindakan sama seperti didakwakan kepadanya’, ” kata Wakil Ketua KPK Laode M Syarif, Selasa (9/7/2019) .

Aneh bin ajaib yang disebut Syarif ialah ketaksamaan arahan majelis hakim kasasi. Dikarenakan, ketetapan terlepas terdakwa BLBI Syafruddin Temenggung memang gak bundar sebab ada arahan tidak serupa (dissenting opinion) .

Klaim Bonus Deposit 10% Dan Seterusnya, Bonus Cashback 5% Tiap Minggunya, Bonus Rollingan 0.7%, Bonus Referensi Teman 5% Hanya Dengan Deposit 50 Ribu

Lihat Kontak Kami Klik Disini :

Ketua majelis hakim Salman Luthan mengategorikan tindakan Syafruddin jadi pidana. Sesaat hakim anggota Syamsul Rakan Chaniago menyebut tindakan perdata, dan hakim anggota M Askin mengategorikan jadi tindakan hukum administrasi.

” Ke-tiga arahan yang tidak serupa begini mungkin baru kesempatan ini berlangsung, ” kata Syarif.

Sebelum ketetapan terlepas pada tingkat kasasi, Syafruddin Temenggung divonis 13 tahun penjara serta denda Rp 700 juta subsider 3 bulan kurungan pada pengadilan tingkat pertama, yaitu Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) .

Mengenai pada tingkat banding, Pengadilan Tinggi (PT) DKI Jakarta menaikkan vonis Syafruddin berubah menjadi 15 tahun penjara serta denda Rp 1 miliar subsider 3 bulan kurungan. Syafruddin dikatakan bersalah dalam penerbitan SKL BLBI buat BDNI.

MA dalam ketetapan kasasi menyebutkan Syafruddin Temenggung bisa di buktikan lakukan tindakan sama seperti didakwakan. Namun tindakan itu tidak adalah satu tindak pidana.

” Melepas terdakwa oleh sebab itu dari semua tuntutan hukum ; Memulihkan hak terdakwa dalam kekuatan, posisi, harkat, dan martabatnya, ” demikian amar ketetapan kasasi MA.

Ke-4, MA dalam putusannya menyuruh supaya Syafruddin Temenggung dikeluarkan dari tahanan.

You might also like