Otoritas Saudi Udah Menolak Keikutsertaan MBS

Otoritas Saudi Udah Menolak Keikutsertaan MBS – Seseorang pangeran senior Arab Saudi yg sempat mengkritik Raja serta Putra Mahkota Saudi dilaporkan pulang ke Riyadh beberapa waktu terakhir. Pulangnya ini berubah menjadi isyarat Kerajaan Saudi tengah merapatkan barisan dalam hadapi krisis terburuk yg didorong pembunuhan wartawan Jamal Khashoggi.

Banyak Bonus Menanti Anda, Hanya Dengan Bergabung Bersama Kami. Silahkan Saja Langsung Klik Disini Untuk Dapatkan Bonus Yang Melimpah Dari Kami

Seperti ditulis Reuters, Kamis (1/11/2018) , Pangeran Ahmed bin Abdulaziz (76) sebagai adik Raja Saudi Salman bin Abdulaziz al-Saud serta paman Putra Mahkota Saudi Pangeran Mohammed bin Salman (MBS) , dilaporkan datang di Riyadh pada Selasa (30/10) waktu ditempat.

Didapati kalau Pangeran Ahmed udah 2, 5 bulan paling akhir ada di luar negeri. Kabar itu diungkapkan oleh tiga sumber yg dekat dengan keluarga Kerajaan Saudi.

Klaim Bonus Deposit 10% Dan Seterusnya, Bonus Cashback 5% Tiap Minggunya, Bonus Rollingan 0.7%, Bonus Referensi Teman 5% Hanya Dengan Deposit 50 Ribu

Lihat Kontak Kami Klik Disini :

Seseorang diplomat senior Arab menyebutkan Pangeran Ahmed udah memohon agunan keselamatan dari Raja Salman sebelum pulang ke Riyadh. Sumber yg dekat dengan keluarga Kerajaan Saudi menyebutkan kepulangannya pertanda permohonan itu udah diwujudkan.

” Saya fikir pastinya ada sejenis kesepakatan awal. Mungkin ada perputaran pesan-pesan serta disaat perihal udah jelas, ia (Pangeran Ahmed-red) hendak memutuskan buat kembali, ” ucap sumber Saudi yg dilansir Reuters.

Otoritas Saudi belum juga berikan komentar laporan bab pulangnya Pangeran Ahmed ini. Argumen dibalik kepulangannya pun belum juga didapati pastinya.

Sejak mulai September terus, banyak pengamat bertanya-tanya kapan serta apa Pangeran Ahmed bakal pulang. Pertanyaan muncul sehabis tersebar rekaman online yg memberikan Pangeran Ahmed lemparkan kritikan langka buat Kerajaan Saudi, dengan menyebutkan langsung Raja serta Putra Mahkota.

Dua sumber Saudi pernah memaparkan terhadap Reuters kalau Pangeran Ahmed adalah salah satunya dari tiga anggota Dewan Kepatuhan Saudi, yg menentang dilengserkannya Pangeran Mohammed bin Nayef jadi Putra Mahkota Saudi buat digantikan oleh MBS tahun 2017 waktu lalu. Dewan Kepatuhan Saudi didapati beranggotakan anggota senior keluarga Kerajaan Saudi.

Perjanjian Raja Salman buat pulangnya Pangeran Ahmed dianggap berubah menjadi tandanya kalau Raja Saudi itu ambil andil tambah besar dalam peraturan Saudi sejak mulai Khashoggi dibunuh pada 2 Oktober waktu lalu. Didapati kalau Raja Salman awal kalinya menugaskan kekuasaannya pada MBS, yg udah mengerjakan reformasi ekonomi serta sosial tetapi membidik anggota senior keluarga Kerajaan Saudi serta membungkam banyak pengkritik.

Beberapa sumber menyebutkan, tak dapat ditebak apa Pangeran Ahmed, sebagai anak dari pendiri Kerajaan Saudi mendiang Raja Abdulaziz bin Abdul Rahman Al-Saud ini, bakal diamankan atau diperlakukan tak layak sepulangnya ke Riyadh.

” Mereka menanggulangi ketaksamaan mereka mendekati hadapi badai, ” ucap seseorang pebisnis Saudi yg dekat dengan keluarga Kerajaan Saudi.

Saudi hadapi dorongan global buat memaparkan bagaimana Khashoggi dibunuh. Sekutu-sekutu Saudi, termasuk juga Amerika Serikat, mengira MBS turut bertanggung atas perkara itu. Otoritas Saudi udah menolak keikutsertaan MBS dalam perkara sebagai sorotan dunia itu.

Di sebutkan satu diantaranya sumber kalau Pangeran Ahmed diterima langsung oleh MBS kala datang di Riyadh. Tetapi tak ada poto atau pengakuan yg di rilis berkenaan kepulangannya itu.

” MBS berada pada bandara buat menyongsong kepulangannya mungkin, Ahmed bakal mengharapkan, berubah menjadi tandanya kalau putra mahkota muda itu mau memberikan kalau rutinitas menghargai bagian keluarga kerajaan yg lebih senior udah dikembalikan, ” ucap pengamat independent, Neil Patrick

You might also like