Kecelakaan Bus Karyawan Dekat Bandara Kuala Lumpur Diduga Akibat Sopir Salah Berbelok

Kecelakaan Bus Karyawan Dekat Bandara Kuala Lumpur Diduga Akibat Sopir Salah Berbelok – Pada 10 penduduk negara asing yg meninggal dunia dalam kecelakaan bus karyawan di dekat terminal kargo Bandara Internasional Kuala Lumpur (KLIA) di Malaysia, ada tiga penduduk negara Indonesia (WNI) yg seluruhnya wanita. Otoritas Malaysia menyebutkan sopir bus itu dikira salah berbelok hingga sebabkan bus terjun ke aliran air.

Banyak Bonus Menanti Anda, Hanya Dengan Bergabung Bersama Kami. Silahkan Saja Langsung Klik Disini Untuk Dapatkan Bonus Yang Melimpah Dari Kami

Senin (8/4/2019) , korban meninggal dunia dalam kecelakaan ini capai sekurang-kurangnya 11 orang yg terdiri dalam 10 penduduk asing serta satu sopir berkewarganegaraan Malaysia. Kecelakaan ini berlangsung di dekat ruangan MASKargo di Sepang pada Minggu (7/4) malam waktu 23. 10 waktu ditempat.

Bus karyawan itu diadukan tengah membawa 43 orang, sebagai karyawan kontrak MASKargo, kala kecelakaan berlangsung. Biasanya dari karyawan itu adalah penduduk negara asing.

Klaim Bonus Deposit 10% Dan Seterusnya, Bonus Cashback 5% Tiap Minggunya, Bonus Rollingan 0.7%, Bonus Referensi Teman 5% Hanya Dengan Deposit 50 Ribu

Lihat Kontak Kami Klik Disini :

Kepala Kepolisian Distrik KLIA, Zulkifli Adamshah, seperti ditulis The Star serta kantor berita Bernama menjelaskan kalau 10 penduduk negara asing yg meninggal dunia terdiri dalam lima pria asal Bangladesh, dua pria asal Nepal serta tiga wanita asal Indonesia. Ciri-ciri banyak korban meninggal dunia belum di rilis ke publik.

Ditambah Zulkifli kalau Kedutaan Besar (Kedubes) dari semasing korban udah diberitahu bab peristiwa ini.

Dalam pengakuan terbarunya, Zulkifli menyebutkan sopir bus bernama Suresh yg berumur 43 tahun itu, salah berbelok kala melalui bundaran hingga bikin bus terjun ke selokan air sedalam 20 mtr..

” Ia selayaknya ambil exit arah jam tiga yg menuju ke MASKargo, tempat selayaknya banyak pekerja itu dibawa, namun ia ambil exit yg salah. Peristiwa ini berlangsung di area berjarak lebih kurang 200 mtr. dari bundaran. Kami tengah mendalami kenapa ia ambil belokan yg salah ; apa itu suatu kekeliruan atau mungkin tidak, ” ucap Zulkifli.

Lima orang salah satunya alami luka serius gara-gara kecelakaan ini serta tetap menekuni perawatan medis di rumah sakit ditempat. Bekasnya diadukan alami luka gampang.

Pengumpulan bukti-bukti senantiasa dilaksanakan otoritas ditempat, terpenting buat mencari yang menimbulkan khusus kecelakaan ini. ” Ini adalah kecelakaan fatal pertama yg berlangsung di area itu. Itu bukan ruangan beresiko serta cuaca tadi malam pun baik-baik saja, ” ujar Zulkifli.

” Si sopir tak punyai catatan kecelakaan jalan raya atas namanya serta izin mengemudinya valid. Autopsi post-mortem tengah dilaksanakan sekarang. Kami periksa segalanya, termasuk juga keadaan bus serta keadaan sopir buat mencari tahu yang menimbulkan kecelakaan, ” jelasnya.

You might also like